Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Agustus 2015 - , , , 0 komentar

Ekspedisi Puncak Carstensz Papua, menyambut HUT RI Ke-70

Puncak Cartensz, Papua, Indonesia


Selama dua minggu yakni pada 10 hingga 19 Agustus 2015. Tim akan menyambangi berbagai tujuan wisata minat khusus yang memiliki nilai budaya tinggi. Ekspedisi ini didukung oleh Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman, serta PT Freeport atas inisiasi dari Yayasan Somatua.

Tujuan ekspedisi ini diharapkan mampu mempromosikan Papua ke dunia internasional dan mendorong kunjungan wisatawan ke Carstensz. Kegiatan ekspedisi juga nantinya akan diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih dan peletakan prasasti merah putih sebagai wujud kedaulatan NKRI.
Upacara bendera nantinya akan dilakukan di bawah kaki Puncak Carstensz, yaitu Zebra Wall. Akan ada pula pencanangan pariwisata minat khusus Puncak Carstensz serta kegiatan pemecahan rekor jambore panjat tebing internasional pertama di Indonesia di Lembah Danau-Danau.
Senin, 27 April 2015 - , , , 0 komentar

Birokrat, Tokoh Adat dan Pemuda Bicara dan Menilai Moment 1 Mei

Benhur Tommy Mano dan Herman Yoku

Moment 1 Mei 2015 kembali mengingatkan tanah ini soal bergabungnya Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meski masih ada yang beda paham, namun beberapa tokoh memberikan pencerahan sesuai keadaan yang dirasa.
SEPANJANG ruas jalan protokol dari batas kota Waena hingga Kota Jayapura tak sedikit dipajang bendera merah putih yang terlihat mengkilap. Di beberapa titik daerah ketinggian seperti bukit ataupun gunung juga terlihat satu atau dua bendera yang dipasang sebagai bentuk bahwa kedaulatan negara nyata di atas tanah ini. Empat tokoh mulai dari Wali Kota layapura, Dr Drs Benhur Tommy Mano, MM, Herman A.T Yoku, Ketua Presiden Mahasiswa Uncen Yohan Wanbitman dan putra Alm. Theys Eluay, Yanto Eluay akhirnya angkat bicara.
Selasa, 08 April 2014 - 0 komentar

TIPS MENGHILANGKAN EMBUN DARI KACAMATA RENANG DAN SELAM

Kacamata selam 

Menggunakan kacamata renang pada saat beraktifitas di air memang sangat membantu kita dalam kegiatan. Kacamata dapat terhindar dari kotoran yang terkandung di air, apalagi air kolam renang yang biasanya terlhat biru karena diberi larutan kaporit yaitu bahan untuk menjrnihkan air. Air yang diberi kaporit biasanya terasa pedih dimata apabila terjadi kontak langsung.

Masalah biasa yang dihadapi saat menggunakan kacamata renang ialah embun yang biasa muncul. Munculnya embun dikacamata renang dikarenakan suhu diluar kacamata saat kita pakai lebih rendah dari pada suhu diluar kacamata. Untuk kacamata yang memiliki harga yang cukupmahal biasanya baru tersedia tipe kacamata anti fog atau anti pengembunan.

Dengan kacamata anti fog pun kita tidak merasakan waktu yang lama untuk menikmati fasilitas anti embun tersebut karena lambat laun lapisan tersebut akan hilang karena air dan penggunaan kita. Memang dipasaran sudah ada yang menjual gel anti embun (defogger) tapi dalam tulisan ini penulis membagikan sedikit tips bagi pecinta olahraga air bagaimana menghilangkan embun pada kacamata renang tanpa membeli defogger.

Yang pertama kita menggunakan pasta gigi. Pasta gigi mengandung enzim buatan yang dapat menghambat pembentukan embun pada kacamata. Jadi sesaat sebelum kita beraktivitas di air kita dapat mengolesi kacamata renang kita dengan pasta gigi. Banyaknya pasta gigi yang di oleskan ialah cukup sebesar biji jagung untuk dua lensa kacamata renang. Dan untuk kacamata selam cukup sebesar jagung untuk masing-masing lensa. Cara penggunaan pasta gigi tersebut ialah, pasta gigi tersebut dioleskan pada bagian dalam dan luar lensa kacamata. Setelah diratakan, kemudian dibilas hingga bersih, kacamata pun siap digunakan.

Yang kedua ialah cara alami menghilangkan embun. Tanpa sadar tubuh kita memiliki cairan anti embun yang dapat kita pakai yaitu air liur atau air ludah kita atau dalam bahasa ilmiah yaitu saliva. Cara penggunaannya cukup dengan menyemprotkan/meludahi saliva kita pada kedua belah sisi kacamata. Ratakan, kemudian bilas hingga bersih.

- 0 komentar

TATA CARA LINTAS BATAS NEGARA


Perbatasan RI-PNG di Skow, Jayapura

Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat luas memiliki perbatasan laut dan darat dengan wilayah negara lain. Perbatasan-perbatasan tersebut merupakan suatu bentuk kedaulatan suatu negara yang memiliki luas wilayah yang tidak dapat dirubah-rubah. Di setiap perbatasan suatu negara pasti memiliki penjaga baik itu dari unsur militer, polisi ,bea cukai, balai karantina maupun badan pengelola perbatasan daerah.
Pasukan TNI penjaga perbatasan
Unsur unsur penjaga tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab nya masing-masing. Di setiap daerah perbatasan, ada kalanya warga negara yang satu dengan segala kepentingannya harus melewati perbatas negara untuk mengunjungi negara tetangga. Mulai dari Pejabat, Mahasiswa, Turis atau penduduk setempat memiliki kepentingan pribadi atau tugas untuk melintas batas negara tersebut.
Disetiap negara memiliki hukum dan peraturan masing-masing bagi pelintas batas. Biasanya negara yang saling berbatasan membuat MoU (Memorandum of Understanding) atau biasa dikenal nota kesepahaman tentang bagaimana tata cara lintas batas antar negara tersebut.

Kali ini penulis menuliskan resensi dari buku “PANDUAN LENGKAP MENGURUS PERIJINAN dan DOKUMAN” tentang lintas batas. Berikut adalah kutipan buku tersebut mengenai lintas batas.
Izin lintas Batas Negara (Crossing Border) Pengertian Lintas batas, dalam batasan ini adalah lintas batas antara perbatasan negara. Orang-orang yang sering melintas batas-batas Negara dalam wilayah terrtentu perlu aturan hukum dan pendataan yang jelas sehingga mereka tidak dianggap sebagai TKI illegal, pencuri kekayaan dalam Negara lain, atau pun pelaku tindak kriminal lainnya.
Sebagai contoh warga negara Indonesia yang berada diprovinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur yang berbatasan dengan negara Malaysia, Provinsi Papua berbatasan dengan negara Papua New Guinea dan NTT di Pulau Timor ytang berbatasan dengan Negara Timtim.
Dengan demikian orang-orang yang disebut pelintas batas itu perlu didata secara jelas agar tidak saling curiga dan terpantau keberadaannya.
Dasar hukum yang dipakai untuk mengatur pendaftaran penduduk pelintas batas ini adalah UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan pelaksanaannya diatur dalam PP Nomor 37 Tahun 2007.
Syarat Pendaftaran:
1. Penduduk pelintas batas yang bermaksud melintas batas negara wajib memiliki buku Pas Lintas Batas dari instansi berwenang.
2. Buku Pas tersebut menjadi dasar pendaftaran penduduk lintas batas.
3. Penduduk pelintas batas didaftar oleh instansi pelaksana di Kabupaten/Kota.
4. Instansi tersebut akan mendaftar mereka apabila sudah memiliki buku Pas Lintas Batas.
5. Petugas instansi pelaksana akan melakukan verifikasi dan falidasi data penduduk.
Tata cara pendaftaran
1. Pendaftaran penduduk pelintas batas dilakukan oleh pejabat instansi pelaksana dengan cara:
a) Berkoordinasi dengan kantor Imigrasi perbatasan.
b) Mendata penduduk pelintas batas yang telah memiliki Buku Pas Lintas Batas di kantor/pos lintas batas di perbatasan.
c) Melakukan pencatatan dalam Buku Pendaftaran Penduduk Pelintas Batas.
2. Instansi pelaksana menempatkan petugas pendaftaran pada pos/kantor lintas batas setempat.
3. Instansi pelaksana melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap petugas pendaftar penduduk pelintas batas.
4. Mereka akan melaporkan hasil pendaftaran kepada penyelenggara kabupaten/kota.
5. Laporan tersebut disampaikan secara periodik dan berjenjang.
Setelah kita mengetahui tata cara pelintas batas yang penulis sharing kali ini penulis berharap dapat menambah pengetahuan para pembaca dan sebagai alat pencegah permasalahan yang akan terjadi akibat ketidaktahuan kita tentang tata cara pelintas batas antar negara.

- 0 komentar

GINJAL DAN SELEDRI


Ginjal Manusia

Fungsi ginjal yang utama adalah ekskresi (pembuangan zat-zat sisa) berbagai zat yang tidak berguna yang masuk ke dalam tubuh dan dikeluarkan dalam bentuk urin. Zat yang dikeluarkan biasanya mengandung berbagai zat-zat beracun dan yang tidak dibutuhkan dari tubuh kita. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya vitamin yang larut dalam air, mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan, serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

Proses-proses di dalam Ginjal antara lain filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi. Berikut sedikit penjelasan tahap-tahap kerja ginjal






1.Penyaringan (filtrasi)
Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Selain penyaringan, di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang masih mengandung kalium, garam-garam, glukosa, natrium dan asam amino.

2.Penyerapan kembali (Reabsorbsi)
dimana bahan-bahan penting dan berguna yang masih terkandung di urin primer akan kembali diserap. Fungsi dari ginjal yang melakukan proses ini terjadi dalam dua cara. Glukosa dan asam amino akan diserap dengan cara difusi sementara air akan diserap melalui proses osmosis. Zat-zat yang masih dibutuhkan tersebut akan dikembalikan ke dalam darah sementara zat-zat yang tidak terpakai lagi seperti berbagai sisa-sisa bahan kimia, zat ammonia, dan garam dikeluarkan bersama urin sekunder.

3.Augmentasi
Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Setelah proses ini urin akan menuju ke kantong kemih melalui saluran yang terdapat pada ginjal. Kita akan merasakan ingin buang air kecil ketika kantung kemih telah terisi urin dan pada saat itulah urin kita keluarkan. Urin akan keluar melalui uretra dalam bentuk garam, air dan urea serta berbagai zat sisa lainnya.


Daun Seledri
Bertahun-tahun ginjal kita menyaring darah dengan membuang racun dan yang tidak diinginkan memasuki tubuh kita. Seiring berjalannya waktu, terjadi akumulasi racun yang ada didalam ginjal dan memerlukan perawatan pembersihan. Bagaimana kita akan melakukan ”cuci ginjal” ini ?

Jawaban pertanyaan tersebut adalah seledri, pertama-tama ambil seikat seledri cucilah sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil dan masukkan ke dalam panci lalu tuangkan air bersih dan didihkan selama sepuluh menit dan biarkan dingin dan kemudian saring dan tuangkan dalam botol yang bersih dan simpan di dalam kulkas hingga dingin.

Minum satu gelas setiap hari dan anda akan melihat semua akumulasi zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh dan racun lain yang keluar dari ginjal anda sewaktu buang air kecil. Anda juga akan melihat perbedaan yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya.
Seledri dikenal sebagai pengobatan terbaik untuk membersihkan ginjal dan itu alami. Terutama bagi orang-orang yang rutin mengkonsumsi obat dari dokter. Semoga bermanfaat.
- , 0 komentar

WASPADA ALIRAN SESAT

"Nabi Palsu" Cecep sumber hidayatullah.com

Cecep Solihin sang nabi dari bandung akhirnya bertobat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali dengan mengaku-ngaku sebagai nabi. Hal itu dikuatkan dengan 10 pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Pernyataan tobatnya tersebut dibacakannya sendiri di hadapan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kapolrestabes Bandung beserta jajaran dan sejumlah pihak yang terkait.Dengan pembacaan surat itu akhirnya Cecep yang semula ditahan di Mapolrestabes Bandung akhirnya diperbolehkan pulang ke rumahnya.

Kasus Nabi  palsu asal Bandung tersebut merupakan salah satu kasus aliran sesat yang banyak berkembang di indonesia. Kasus tersebut banyak berkembang dikarenakan pemahaman agama yang kurang dari para pemeluk agama. Ajaran sesat ini mudah berkembang karena pertama-tama mereka menawarkan suatu kemudahan, hadiah, atau sesuatu yang biasa menjadi larangan suatu agama namun diajaran tersebut tidak dilarang. Dari hal tersebut kemudian banyak orang yang merasa ingin bergabung dan ikut dengan ajaran tersebut.

Namun, disatu sisi publik atau masyarakat merasa bingung kenapa suatu ajaran/aliran dapat dinilai sesat dan menyesatkan yang kemudian dapat mengganggu stabilitas dalam bermasyarakat dan bernegara. Untuk itu perlu diketahui 10 kriteria aliran yang terindikasi sesat menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti di bawah ini:

1.          Mengingkari salah satu rukun iman dan rukun Islam.
2.          Meyakini/mengikuti aqidah yg tidak sesuai dg adalli syar’i (Al Qur’an & As Sunnah).
3.          Meyakini turunnya wahyu sesudah AlQur’an.
4.          Mengingkar autentitas dan kebenaran Al Qur’an.
5.          Menafsirkan Al Qur’an yg tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6.          Mengingkari kedudukan hadits nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7.          Menghina, melecehkan/ atau merendahkan Nabi dan Rosul.
8.          Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rosul terkahir.
9.          Mengubah, menambah dan mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syari’at.
10.       Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

Dari 10 kriteria umum diatas semoga menjadi gambaran atau deteksi dini masyarakat dalam mensinyalir suatu ajaran atau aliran tersebut di kategorikan sesat. Masyarakat sebagai kepanjangan tangan dari pihak yang berwenang memiliki kewajiban berperan aktif dalam menjaga keamanan dan stabilitas di lingkungannya. Apakah dengan 10 butir ketentuan di atas dilingkungan anda tinggal terdapat penyimpangan suatu ajaran yang mungkin ada?
Kamis, 16 Januari 2014 - 0 komentar

PASSWORD = CELANA DALAM


PASSWORD=celana dalam, Pengetahuan Umum Web Kodam XVIICenderawasih, Papua

Terkadang kita merasa bimbang apabila ada seseorang apalagi yang dekat dengan kita atau terlebih lagi seorang atasan kita yang meminta password yang seharusnya ia tidak tahu namun kita diminta memberi tahu password tersebut. Jika diberi tahu kita takut akan banyak masalah yang muncul setelahnya, tetapi apabila kita tidak beritahu kita sepertinya tidak menghormati yang bersangkutan. Sungguh suatu suasana yang pelik memang.
Password itu ibarat sebuah celana dalam, menutupi rahasia kita, harus diganti ganti setiap waktu, jangan sampai orang lain lihat, jangan dibiarkan terbuka begitu saja, apalagi dipinjamkan ke orang lain. Begitulah penulis mengibaratkan password sebagai celana dalam, karena dua hal tersebut banyak memiliki kesamaan.
Seperti yang ditulis oleh okezone.com, perusahaan keamanan jaringan Symantec melakukan sebuah survei terkait dengan penggunaan password. Hasilnya, 63 persen dari responden mengaku tidak terlalu sering mengganti password, 45 persen responden menggunakan beberapa password untuk semua akun internet dan lebih dari 10 persen responden mengaku tidak pernah mengganti password mereka hingga kini. “Yang paling menarik dalam survei tersebut, sekira 44 persen responden mengaku memiliki 20 akun internet dan hanya menggunakan satu password,” ujar pihak Symantec.
Dari survey tersebut mungkin dapat kita ambil pelajaran bahwa ada sesuatu kebiasaan kita yang salah. Dalam hal ini, mari kita sedikit rubah kebiasaan tersebut untuk hal-hal yang kita tidak inginkan kedepannya seperti kehilangan data penting kita, mengambil wewenang kita atau orang lain mengetahui rahasia kita.
Kita dapat mengambil langkah sebagai berikut:
  1. Mengubah password untuk beberapa periode seperti sebulan sekali.
  2. Menggunakan password yang memadukan huruf dan angka.
  3. Menggunakan kata yang rumit.
  4. Menjauhi penggunaan tanggal lahir, nama lengkap, nama keluarga sebagai password.
  5. Tidak sekali-kali memberitahukan password ke orang lain.
  6. Tidak sekali-kali meminjamkan password ke orang lain.
  7. Jangan gunakan password yang sama untuk beberapa user.
  8. Jangan lupa log-out setelah bekerja.
Demikian tips mengenai password dari penulis.(hro/cend)
- 0 komentar

TIPS BERAKTIVITAS SEHARI-HARI AGAR TERHINDAR DARI KEJAHATAN

Kejahatan juga disebabkan oleh kesempatan yang ada
Banyak siaran TV, koran dan radio yang memberitakan tentang tindak kejahatan yang terjadi di daerah-daerah bahkan di wilayah tempat tinggal. Tindak kejahatan tersebut bisa jadi bukan hanya niat pelakunya tapi juga karena Anda yang memberi peluang kejahatan itu terjadi. Pada artikel kali ini penulis ingin membagi beberapa tips sederhana untuk menekan kemungkinan timbulnya kejahatan, yaitu :
1. Buddy System / berpasangan.
Jika memungkinkan saat beraktivitas di luar rumah yang jauh dari jarak rumah, usahakan mengajak seorang kerabat, teman atau saudara. Anda tidak tahu apakah di luar sana membutuhkan pertolongan seorang teman atau tidak. Dengan mengajak seorang partner, Anda sudah menghilangkan kemungkinan tersebut. Apabila sesuatu permasalahan terjadi maka teman Anda dapat membantu dengan segera.
 2. Amati keadaan di sekeliling dan jangan biarkan pikiran kosong.
Waspadalah, waspadalah, waspadalah. Kejahatan bukan saja ada karena dari niat pelaku tetapi juga karena adanya kesempatan. Banyak kejahatan di ruang publik yang salah satunya dengan cara mempersuasi korban, atau yang lebih umum dikenal dengan istilah hipnotis. Itu terjadi karena sang pelaku melihat sang korban terlihat linglung, bingung atau terlihat memiliki pikiran kosong. Untuk itu Anda harus fokus pada aktivitas yang dikerjakan, jangan biarkan terlihat melamun dan tidak mengacuhkan lingkungan.
3. Kenali tetangga dan lingkungan.
Bersosialisasi dengan tetangga dan masyarakat sekitar adalah hal positif yang dapat dilakukan. Anda dapat mengenal orang yang berperan pada lingkungan dan mengetahui apa yang terjadi di sekeliling tempat tinggal. Permasalahan maraknya pencurian, masalah sengketa lahan atau masalah bencana alam, merupakan informasi yang cukup penting untuk diketahui. Dengan bersosialisasi dengan lingkungan maka Anda dapat mempersiapkan diri dan dapat mengantisipasi keadaan tersebut. Anda juga harus mengetahui dan mengerti segera melapor ke siapa apabila hal tersebut terjadi di lingkungan.
4. Jangan terlalu percaya pada orang yang tak dikenal.
Apabila Anda sedang beraktivitas di luar ruangan, boleh saja Anda bersosialisasi dengan seseorang yang belum dikenal. Namun sebisa mungkin pembicaraan hanya pada topik umum dan meminimalisir kontak mata dan kontak tubuh dengan orang tersebut. Apabila Anda di rumah, usahakan menerima tamu yang tidak dikenal di luar rumah dengan menutup pintu, dan tanyakan maksud dari orang tersebut bertamu ke rumah Anda.
5. Jangan sibuk dengan MP3 Player atau Handphone saat sendirian.
Perilaku mendengarkan musik atau menggunakan handphone terlalu larut di jalan atau tempat umum, maka pikiran Anda tidak lagi bersosialisasi dengan lingkungan. Anda sudah dikuasai oleh gadget yang Anda gunakan. Dari kebiasaan tersebut, kecelakaan dan kejahatan bisa saja timbul. Bisa jadi orang yang sudah lama memperhatikan Anda dengan cepat mengambil tas yang dibawa atau Anda tidak melihat mobil yang melaju cepat sehingga mengakibatkan kecelakaan.
6. Pertimbangkan perasaan Anda (suara hati).
Terkadang Anda memiliki firasat atau perasaan yang tidak enak saat akan melakukan aktivitas. Untuk itu dengarkan suara hati Anda. Cukup baik jika Anda memperhatikan hal tersebut. Namun bukan berarti Anda membatalkan aktivitas hanya karena perasaan tidak enak. Hal tersebut dapat digunakan sebagai warning/peringatan agar Anda dalam melakukan aktivitas di luar lebih berhati-hati. Apakah sudah betul-betul siap atau masih ada yang harus dipersiapkan, misalnya cek kompor di dapur, cek pintu belakang rumah, cek ban kendaraan, cek dompet dan lain-lainnya.
Sekian tips-tips yang dapat penulis share kepada pembaca setia artikel Sharing Ilmu. Semoga bermanfaat dan dapat dibagikan ke orang-orang yang Anda sayangi di sekitar Anda.(hro/cend)
Selamat beraktivitas, semoga Tuhan YME membimbing Anda di jalan yang diridhoi.
- 0 komentar

HATI-HATI, KARENA SALAH SELFIE DISANGKA GANGGUAN JIWA

Saat kita berpergian ke sesuatu tempat dan ingin mengabadikan momen tersebut namun kita hanya seorang diri, jalan keluarnya ialah dengan mengeluarkan kamera dan memotret diri kita sendiri. Kegiatan tersebut belakangan ini dikenal dengan sebutan Selfie. Dengan perkembangan jaman saat ini itu menjadi hal yang gampang dilakukan karena sekarang kebanyakan perangkat Handphone sudah dilengkapi dengan kamera.
Perkembangan jaman sekarang ini menggiring kita ke media sosial, dimana kita dengan teman-teman kita dapat terhubung dimana saja dan kapan saja dalam waktu dan kesempatan yang sama, walaupun teman kita tersebut entah berada di belahan bumi mana saja. Kita tahu teman kita sedang dimana dengan Path, kita tahu teman kita berkata apa di twitter, kita tahu teman kita masih single atau sudah berkeluarga di Facebook. Semua media sosial tersebut membantu menghubungkan kita dengan teman-teman kita.
Handphone sebagai salah satu alat untuk tetap terkoneksi dengan Media sosial menjadi alat pamungkas untuk kita terhubung dengan media sosial. Tidak jarang pula, seseorang yang gemar memfoto dirinya sendiri karena ingin mendapat perhatian dari teman-temannya. Mungkin saat sedang bekerja, sedang makan, kuliah, hangout dan aktifitas sehari-hari lainnya. Seseorang yang memang gemar selfie pasti sering melakukan update kegiatannya sehari-hari.
Tidak ada yang salah dengan kebiasaan yang mulai menjamur saat ini itu, karena orang ingin mendapat perhatian dari orang lain itu hal yang wajar. Terlebih lagi seorang wanita yang ingin mendapat pujian atau sanjungan terhadap paras atau penampilannya dari seorang pria, begitu pula sebaliknya. Namun apabila kita salah-salah dalam melakukannya, kita bisa dianggap memiliki gangguan jiwa.
Pose andalan saat melakukan selfie adalah ekspresi wajah bebek atau lebih dikenal dengan sebutan duck face, yakni memanyunkan bibir secara sensual dan menyipitkan mata, tujuannya sih supaya terlihat menggemaskan dan imut. Tetapi ternyata, di balik kebiasaan yang umumnya dilakukan oleh perempuan ini, terungkap temuan yang menyebutkan bahwa bisa jadi orang yang melakukan hal tersebut terganggu secara mental.
Menurut sebuah penelitian psikologi yang dirilis di sebuah situs Antiduckface.com dan di ulas juga oleh kompas.com secara lugas menyatakan bahwa orang yang mengambil fotonya sendiri dengan ekspresi wajah sengaja dibuat untuk mengecoh perhatian, seperti salah satunya memajukan bibir, kemungkinan besar memiliki gangguan jiwa.
Komentar serupa juga dituturkan oleh Dr. Pamela Rutledge, Director Media Psychology Research Centre, seperti dikutip dari Mashable.com, “Berkaca dan memotret diri sendiri atau selfie adalah dua hal yang berbeda. Dengan mematut diri di depan kaca menimbulkan pergerakan yang nyata, sedangkan selfie lebih kepada imajinasi yang Anda ciptakan sendiri demi mendapatkan perhatian dari orang lain. Hal yang demikian menunjukkan seseorang yang kesepian, butuh pengakuan, selalu ingin menjadi pusat perhatian dan biasanya tidak terlalu pintar.”
Pose dengan ekspresi wajah bebek ini menunjukkan rendahnya kepercayaan diri dengan wajah natural dan takut tidak terlihat menarik. Memang benar, pose duck face dapat menyamarkan kekurangan wajah, tetapi bukan berarti Anda terlihat lebih memikat !.
Bahkan kebiasaan berpose seperti wajah bebek, untuk kemudian diedit menggunakan filter yang biasanya langsung tersedia pada beberapa aplikasi media sosial, menurut Dr. Pamela, merupakan pemicu terciptanya gaya hidup pencitraan, dimana sejumlah orang menciptakan tuntutan pada diri sendiri untuk mendapatkan penilaian terbaik dari publik terhadap mereka.
Bagi Anda yang gemar memotret diri sendiri dengan ekspresi bak wajah seekor bebek ini, tak perlu khawatir. Meskipun diklaim sebagai gangguan psikologis, tapi tidak memberikan dampak buruk pada diri Anda dan juga lingkungan sosial. Namun, setidaknya pertimbangkanlah sebagai alarm untuk menguranginya karena wajah yang tersenyum manis dan binar mata nan cerdas lebih sedap dipandang dibandingkan wajah bebek !.(hro/cen).