Selasa, 08 April 2014 - 0 komentar

GINJAL DAN SELEDRI


Ginjal Manusia

Fungsi ginjal yang utama adalah ekskresi (pembuangan zat-zat sisa) berbagai zat yang tidak berguna yang masuk ke dalam tubuh dan dikeluarkan dalam bentuk urin. Zat yang dikeluarkan biasanya mengandung berbagai zat-zat beracun dan yang tidak dibutuhkan dari tubuh kita. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya vitamin yang larut dalam air, mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan, serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

Proses-proses di dalam Ginjal antara lain filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi. Berikut sedikit penjelasan tahap-tahap kerja ginjal






1.Penyaringan (filtrasi)
Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Selain penyaringan, di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang masih mengandung kalium, garam-garam, glukosa, natrium dan asam amino.

2.Penyerapan kembali (Reabsorbsi)
dimana bahan-bahan penting dan berguna yang masih terkandung di urin primer akan kembali diserap. Fungsi dari ginjal yang melakukan proses ini terjadi dalam dua cara. Glukosa dan asam amino akan diserap dengan cara difusi sementara air akan diserap melalui proses osmosis. Zat-zat yang masih dibutuhkan tersebut akan dikembalikan ke dalam darah sementara zat-zat yang tidak terpakai lagi seperti berbagai sisa-sisa bahan kimia, zat ammonia, dan garam dikeluarkan bersama urin sekunder.

3.Augmentasi
Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Setelah proses ini urin akan menuju ke kantong kemih melalui saluran yang terdapat pada ginjal. Kita akan merasakan ingin buang air kecil ketika kantung kemih telah terisi urin dan pada saat itulah urin kita keluarkan. Urin akan keluar melalui uretra dalam bentuk garam, air dan urea serta berbagai zat sisa lainnya.


Daun Seledri
Bertahun-tahun ginjal kita menyaring darah dengan membuang racun dan yang tidak diinginkan memasuki tubuh kita. Seiring berjalannya waktu, terjadi akumulasi racun yang ada didalam ginjal dan memerlukan perawatan pembersihan. Bagaimana kita akan melakukan ”cuci ginjal” ini ?

Jawaban pertanyaan tersebut adalah seledri, pertama-tama ambil seikat seledri cucilah sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil dan masukkan ke dalam panci lalu tuangkan air bersih dan didihkan selama sepuluh menit dan biarkan dingin dan kemudian saring dan tuangkan dalam botol yang bersih dan simpan di dalam kulkas hingga dingin.

Minum satu gelas setiap hari dan anda akan melihat semua akumulasi zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh dan racun lain yang keluar dari ginjal anda sewaktu buang air kecil. Anda juga akan melihat perbedaan yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya.
Seledri dikenal sebagai pengobatan terbaik untuk membersihkan ginjal dan itu alami. Terutama bagi orang-orang yang rutin mengkonsumsi obat dari dokter. Semoga bermanfaat.
- , 0 komentar

WASPADA ALIRAN SESAT

"Nabi Palsu" Cecep sumber hidayatullah.com

Cecep Solihin sang nabi dari bandung akhirnya bertobat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali dengan mengaku-ngaku sebagai nabi. Hal itu dikuatkan dengan 10 pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Pernyataan tobatnya tersebut dibacakannya sendiri di hadapan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kapolrestabes Bandung beserta jajaran dan sejumlah pihak yang terkait.Dengan pembacaan surat itu akhirnya Cecep yang semula ditahan di Mapolrestabes Bandung akhirnya diperbolehkan pulang ke rumahnya.

Kasus Nabi  palsu asal Bandung tersebut merupakan salah satu kasus aliran sesat yang banyak berkembang di indonesia. Kasus tersebut banyak berkembang dikarenakan pemahaman agama yang kurang dari para pemeluk agama. Ajaran sesat ini mudah berkembang karena pertama-tama mereka menawarkan suatu kemudahan, hadiah, atau sesuatu yang biasa menjadi larangan suatu agama namun diajaran tersebut tidak dilarang. Dari hal tersebut kemudian banyak orang yang merasa ingin bergabung dan ikut dengan ajaran tersebut.

Namun, disatu sisi publik atau masyarakat merasa bingung kenapa suatu ajaran/aliran dapat dinilai sesat dan menyesatkan yang kemudian dapat mengganggu stabilitas dalam bermasyarakat dan bernegara. Untuk itu perlu diketahui 10 kriteria aliran yang terindikasi sesat menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti di bawah ini:

1.          Mengingkari salah satu rukun iman dan rukun Islam.
2.          Meyakini/mengikuti aqidah yg tidak sesuai dg adalli syar’i (Al Qur’an & As Sunnah).
3.          Meyakini turunnya wahyu sesudah AlQur’an.
4.          Mengingkar autentitas dan kebenaran Al Qur’an.
5.          Menafsirkan Al Qur’an yg tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6.          Mengingkari kedudukan hadits nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7.          Menghina, melecehkan/ atau merendahkan Nabi dan Rosul.
8.          Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rosul terkahir.
9.          Mengubah, menambah dan mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syari’at.
10.       Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

Dari 10 kriteria umum diatas semoga menjadi gambaran atau deteksi dini masyarakat dalam mensinyalir suatu ajaran atau aliran tersebut di kategorikan sesat. Masyarakat sebagai kepanjangan tangan dari pihak yang berwenang memiliki kewajiban berperan aktif dalam menjaga keamanan dan stabilitas di lingkungannya. Apakah dengan 10 butir ketentuan di atas dilingkungan anda tinggal terdapat penyimpangan suatu ajaran yang mungkin ada?