Selasa, 08 April 2014 - 0 komentar

PANTAI TABLANUSU JAYAPURA


Pondok pinggir pantai

Berbicara tentang Jayapura sudah pasti akan terbayang tentang tempat wisata alamnya yang terdiri dari gunung, bukit dan pantai. Namun kali ini, akan kita tinggalkan sejenak kota Jayapura menuju sebuah pantai yang bernama Tablanusu.
Sungai air payau
Tablanusu, terletak sekitar 87 Km sebelah barat kota Jayapura, pantai ini memiliki pesona lain yang tidak dimiliki pantai-pantai lain di Jayapura. Secara administratif, Pantai Tablanusu masuk dalam wilayah Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia. Tablanusu berada di dalam kawasan Kampung Wisata Tablanusu dengan luas 230,5 hektar dan dihuni sekitar 500 kepala keluarga (KK). Meskipun kampung ini kecil, namun terdapat sepuluh suku yang menempatinya yaitu Suku Sumile, Danya, Suwae, Apaserai, Serantow, Wambena, Semisu, Selli, Yufuwai, dan Yakurimlen.
Pertama kali menginjakkan kaki di tempat ini anda akan disuguhi oleh pemandangan alam yang indah, pantai yang teduh karena ditumbuhi banyak pohon kelapa dan hamparan batu-batu kecil halus yang menutupi seluruh daratan di bibir pantai Tablanusu ini.

penginapan di Tablanusu
Kawasan berkemah
Di Kampung Wisata Tablanusu terdapat berbagai fasilitas, seperti pemandu wisata, gereja, persewaan perahu, banana boat, restaurant dan pondok-pondok yang disewakan penduduk setempat dengan tarif Rp. 100.000,-. Di tempat ini juga menyediakan sebuah penginapan "Suwae Resort" yang terdiri dari beberapa tipe kamar, mulai dari yang standart (Rp. 450.000,-), superior (Rp. 650.000,-) dan deluxe (Rp. 650.000,-) atau jika ingin lebih menyatu dengan alam sekitar, anda dapat menyewa tenda dengan tarif Rp. 100.000,- permalamnya.
fasilitas Banana Boat
Untuk mencapai pantai ini dari kota Jayapura, kami sarankan untuk menyewa sebuah mobil dengan tarif Rp. 500.000,-* dan sertakanlah supir untuk mengantarkan sampai di sana. Karena jaraknya sekitar 87 Km yang ditempuh selama kurang lebih 120 menit. Selama perjalanan anda akan melewati jalan berkelok, hutan dan gunung. Hingga akhirnya menemui jalan turunan yang curam dan berujung pada kampung wisata Tablanusu.

sumber



- 0 komentar

TIPS MENGHILANGKAN EMBUN DARI KACAMATA RENANG DAN SELAM

Kacamata selam 

Menggunakan kacamata renang pada saat beraktifitas di air memang sangat membantu kita dalam kegiatan. Kacamata dapat terhindar dari kotoran yang terkandung di air, apalagi air kolam renang yang biasanya terlhat biru karena diberi larutan kaporit yaitu bahan untuk menjrnihkan air. Air yang diberi kaporit biasanya terasa pedih dimata apabila terjadi kontak langsung.

Masalah biasa yang dihadapi saat menggunakan kacamata renang ialah embun yang biasa muncul. Munculnya embun dikacamata renang dikarenakan suhu diluar kacamata saat kita pakai lebih rendah dari pada suhu diluar kacamata. Untuk kacamata yang memiliki harga yang cukupmahal biasanya baru tersedia tipe kacamata anti fog atau anti pengembunan.

Dengan kacamata anti fog pun kita tidak merasakan waktu yang lama untuk menikmati fasilitas anti embun tersebut karena lambat laun lapisan tersebut akan hilang karena air dan penggunaan kita. Memang dipasaran sudah ada yang menjual gel anti embun (defogger) tapi dalam tulisan ini penulis membagikan sedikit tips bagi pecinta olahraga air bagaimana menghilangkan embun pada kacamata renang tanpa membeli defogger.

Yang pertama kita menggunakan pasta gigi. Pasta gigi mengandung enzim buatan yang dapat menghambat pembentukan embun pada kacamata. Jadi sesaat sebelum kita beraktivitas di air kita dapat mengolesi kacamata renang kita dengan pasta gigi. Banyaknya pasta gigi yang di oleskan ialah cukup sebesar biji jagung untuk dua lensa kacamata renang. Dan untuk kacamata selam cukup sebesar jagung untuk masing-masing lensa. Cara penggunaan pasta gigi tersebut ialah, pasta gigi tersebut dioleskan pada bagian dalam dan luar lensa kacamata. Setelah diratakan, kemudian dibilas hingga bersih, kacamata pun siap digunakan.

Yang kedua ialah cara alami menghilangkan embun. Tanpa sadar tubuh kita memiliki cairan anti embun yang dapat kita pakai yaitu air liur atau air ludah kita atau dalam bahasa ilmiah yaitu saliva. Cara penggunaannya cukup dengan menyemprotkan/meludahi saliva kita pada kedua belah sisi kacamata. Ratakan, kemudian bilas hingga bersih.